(ungkapan hati seseorang yang sahabatnya harus pergi)
Sedih…
Itu yang kurasakan..
Bismillah......
Aku menulis ini..bukan tanpa alasan..aku menulis untuk mengungkapkan kesedihan yang telah ku alami..
Sedih sekali...
Bila teman...saudara.... yang sangat kita sayangi harus pergi meninggalkan kita...
Tidak hanya satu..namun satu persatu semua pergi....
Sedih..
Sedih..
Dan sakit sekali...
Itu yang sedang ku rasakan..
Tapi sunggung ikhwah..aku tidak ingin menjadi penghambat kalian dalam berkarya....dalam menyelesaikan amanah kalian di bidang akademik..sungguh...
Namun entah mengapa aku begitu tidak rela....
bukan apa – apa...bukan karena ku iri..
Sungguh bukan itu...
Aku sama sekali tidak iri jika memang harus kalian yang pergi dahulu dari tempat ini..
Tapi yang sungguh aku takutkan ketika kalian pergi adalah...
aku sendiri...
Aku tidak ingin sendiri..
Aku tidak ingin!
Ingin rasanya aku teriakkan itu di telinga kalian agar kalian mengerti...
agar kalian tahu apa isi hati ku saat ini....
Tahukah kalian...aku menangis...aku menangis sejadi – jadinya...ketika mendengar kalian akan pergi..mendengar kalian akan pergi dari sini...
Padahal kita memulainya bersama-sama... padahal kita mendakinya bersama – sama....namun mengapa kalian memilih meninggalkan aku menjalani ini sendiri sampai akhir....bukankah kita teman seperjuangan...bukankah kita teman seperjalanan....
tetapi kenapa tak kau selesaikan perjalanan ini sampai akhir kawan....
kenapa??? kenapa???? kenapa?????
Pertanyaan itu selalu teringiang – ngiang di kepalaku...
Teringat perkataan seorang sahabat bahwa kita harus berjiwa besar..
Yah..pada akhirnya aku harus merelakan kalian...
Pada akhirnya aku pun tidak mampu memaksa kalian untuk merubah keputusan kalian untuk pergi...
Aku tahu kalian sudah dewasa..
aku tahu..kalian sudah tahu bagaimana memilih mana yang baik dan mana yang terbaik untuk diri kalian juga untuk dakwah.. . .terutama dakwah kampus... .
Aku tahu....
kalian manusia luar biasa..
kalian orang yang hebat...
dan tak akan ada yang bisa menggantikan kalian di posisi ini..
Namun sudah menjadi sunnatullah bila ada yang pergi pasti akan ada yang menggantikan..
Seorang murabi pernah berkata pada ku bahwa ”ketika seorang aktivis ada yang pergi untuk urusan yang lain, pasti akan ada yang mengantikan..kader banyak..jadi tidak perlu khawatir..”
Walaupun aku tidak mempercayai sepenuhnya..tapi aku berusaha untuk yakin..
walaupun tidak akan ada yang menggantikannya...
tapi aku berjanji,,aku akan menyelesaikan perjalanan ini sampai akhir..aku akan menyelesaikannya sampai di akhir garis finish..tak peduli walaupun harus sendiri..walaupun semuanya memutuskan untuk pergi satu per satu...
Itu Janjiku!
Pergilah kawan..pergilah...
Kejarlah cita – citamu...
Kejarlan apa yang memang kalian inginkan..
Kejarlah...
Laksanakanlah....
Suatu hari aku akan menyusul kalian...
Suatu hari nanti..
Aku pasti juga akan terbang seperti kalian...
Aku janji!
Segera!
Setelah aku menyelesaikan ini...
Aku akan segera menyusul kalian juga untuk pergi...
SEGERA!
Setelah perjalanan ini tiba di akhir garis finish!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar